Minggu, 15 April 2018

Masih Percaya Dengan Mitos Soal Investasi Berikut Ini?

foto:mastah.org

Investasi mulai dilirik oleh beberapa orang karena memberikan manfaat dan keuntungan yang luar biasa. Meski risikonya juga besar, namun banyak yang memanfaatkan investasi untuk mengembangkan uangnya.

Walau banyak peminatnya, namun masih ada banyak orang yang tidak berminat untuk investasi lantaran mendengar mitos mengenai investasi. Mitos? Yup, terdapat beberapa mitos mengenai investasi apapun itu. Mulai dari investasi usaha kecil, emas, reksa dana, saham, obligasi, dan lainnya.

Mitos tersebut berupa pandangan yang salah tentang investasi yang berkembang di masyarakat. Apa saja mitos tersebut? Simak berikut ini.

Investasi hanya cocok untuk pebisnis dan intelektual
Tidak sedikit orang yang menganggap investasi adalah hal yang rumit dan memusingkan. Jadi hanya cocok untuk kaum pebisnis dan intelektual saja. Nyatanya tidak juga. Karena ada juga produk investasi yang bisa dijalankan oleh orang awam atau pemula. Misalnya saja investasi emas dan reksa dana. Dengan modal yang minim dan cara yang mudah, semua kalangan bisa berinvestasi emas dan reksa dana.

Investasi selalu butuh modal yang besar
Modal yang Anda keluarkan tentu tergantung pada jenis investasi yang dilakukan. Misalnya saja Anda ingin investasi di bidang property. Tentu harus memiliki dana ratusan juta rupiah untuk membeli rumah atau apartemen. Sedangkan untuk berinvestasi obligasi, dengan modal lima juta saja Anda sudah bisa berinvestasi. Ingin modal yang lebih kecil lagi? Anda bisa mencoba investasi emas. Dengan modal lima ratus ribu hingga satu juta rupiah, Anda bisa mendapatkan emas untuk investasi.

Investasi sebaiknya dilakukan saat sudah mapan
Investasi dinilai sebagai suatu hal besar yang bersifat serius. Jadi banyak yang menganggap investasi dilakukan saja saat sudah mapan. Mitos ini tentu tidak benar karena investasi tidak kenal dengan usia. Justru jika investasi dilakukan saat muda, bisa menguntungkan karena Anda bisa mempunyai banyak waktu untuk menyisihkan uang.

Investasi risikonya tinggi
Tiap investasi pasti memiliki risikonya masing-masing meski tingkatannya berbeda. Namun risiko ini bisa diminimalisir dengan meningkatkan kendali atas risiko tersebut. Pelajari dan pahami seluk beluk investasi yang akan Anda lakukan.