Kamis, 02 Agustus 2018

Simpel dan Sangat Mudah! Begini Cara Merawat Air Cooler

Apa itu air cooler? Air Cooler merupakan alat yang berfungsi sebagai penyejuk ruangan dengan pemakaian daya listrik yang relatif rendah. Perangkat yang satu ini hanya memakai daya listrik antara 60 Watt hingga 100 Watt ketika sedang dinyalakan.
Daya listrik yang dipakai Air Cooler tentu jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan pemakaian daya Air Conditioner yang dapat mencapai 300 Watt untuk kapasitas ½ PK. Tagihan listrik menjadi lebih ringan dengan konsumsi daya listrik yang rendah tersebut.


Konsumsi daya listrik yang terbukti lebih rendah membuat air cooler lebih cocok untuk masyarakat yang mempunyai daya listrik terbatas di rumah daripada harus memasang Air Conditioner untuk mendinginkan ruangan rumah mereka. Salah satu keunggulan dari Air Cooler ini adalah perawatan air cooler yang mudah. Simak bagaimana cara merawat Air cooler yang satu ini.

Tips perawatan Air Cooler



1.    Jangan Ditaruh Dekat Logam Atau Barang Elektronik
Air Cooler berfungsi melembabkan udara dengan tangki es batu atau air, yaitu fungsi alat ini adalah mengubah air menjadi hembusan uap sejuk. Oleh sebab itu logam dan barang eletronik seperti TV atau radio yang berada di dekatnya rawan sekali untuk rusak karena lembab.
Tempat yang paling benar adalah menaruh Air Cooler di ujung ruangan dan biarkan suhu rungan turun dengan sendirinya.
2.    Jangan Dipakai Non-Stop
Air Cooler jenis apapun tentu saja tidak bisa dinyalakan 24 jam selama satu minggu. Maksimal pemakaian tergantung kadar air dalam tangki. Sebab jika Air Cooler dipakai dalam keadaan tangki es batu atau air kosong maka Air Cooler akan bekerja tanpa Air sehingga mesin menjadi cepat panas. Hal ini akan menyebabkan cooler cepat rusak.
3.    Dibersihkan Sebulan Sekali
Air Cooler harus dibersihkan sebulan sekali secara rutin dengan mengeringkan tangki dan mencopot filter di bagian belakang, filter dibersihkan dengan cara dicuci dengan air tapi tidak menggunakan sabun atau pembersih.
4.    Agar Cepat Dingin
Kita bisa menggunakan barang yang dingin seperti es agar Air Cooler menghembuskan udara yang lebih sejuk. Kebanyakan Air Cooler dilengkapi dengan ice jelly atau ice pack. Agar bisa mendapatkan kesejukan yang berlebih, Anda bisa menaruh ice jelly atau ice pack kedalam freezer selama seharian sebelum dipakai agar ketika ice pack tersebut dimasukkan kedalam tangi air, udara yang dihasilkan juga ikut menjadi dingin. Anda bisa menggantinya dengan es batu yang ditaruh kedalam botol. Namun jika tidak ada air atau es batu jangan menekan tombol humidifier karena Air Cooler bisa cepat rusak karena bekerja tanpa pendingin.

Cara Merawat Air Cooler


Salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan diri kira adalah dengan selalu menjaga udara agar tetap bersih. Nah, Anda perlu untuk memerhatikan hal-hal berikut ini supaya udara yang dikeluarkan oleh Air Cooler selalu berada dalam kondisi yang bersih.
1.    Ganti Air
pada tangki setiap 3 hari sekali dan bersihkan tangki air setiap 1 bulan sekali. Caranya, semprotkan air bertekanan sedang ke permukaan tangki sehingga debu dan kotoran yang menempel di permukaan tangki menjadi rontok. Sesudah itu, lap dengan memakai kain halus.
2.    Bersihkan Filter Secara Teratur
air setiap 1 bulan sekali secara rutin. Hal ini bertujuan supaya filter tetap berfungsi optimal ketika menyaring debu atau kotoran yang bertebaran di udara.
3.    Jaga Kebersihan
filter inlet atau outler (pertukaran udara masuk dan keluar) Air Cooler, khususnya pada waktu beroperasi. Bila ada debu, maka Anda dapat mengelapnya dengan menggunakan kain lembab.
Itu tadi tips dan trik tentang perawatan Air Cooler yang bisa anda jadikan patokan untuk merawat Air Cooler anda. Semoga bermanfaat.